Senin, 24 November 2014

Penegakan Hukum Dalam Kehidupan Sehari-hari

Penegakan Hukum Dalam Kehidupan Sehari-hari

Assalamualaikum wr wb
            Pada Pembahasan kali ini saya akan memberikan pendapat tentang penegakan hukum dalam kehidupan sehari-hari, di indonesia saya rasa , kesadaran akan penegakan hukum sangat lah kurang disini , banyak orang-orang yang suka melanggar aturan tersebut termasuk saya sendiri, penegakan hukum dalam kehidupan sehari-hari dapat berjalan apabila adanya kesadaran dari diri sendiri.

            Banyak hal- hal sepele yang dilakukan oleh masyarakat indonesia yang tentunya merugikan diri nya sendiri dan orang lain,mungkin pada awalnya mereke tidak merasa bersalah sedikit pun namun semua itu bisa menjadikan kebiasan buruk untuk mereka yang berlangsung secara berkelanjutan , contoh kecil nya adalah sudah banyak sekali slogan, iklan pemerintah yang melarang warganya membuang sampah dikali dan membuat bangunan disekitar bantaran kali, tapi apadaya masyarakat kita tampaknya kurang menyadari akan iklan tersebut, sampai sekarang saat ini masih saja banyak masyarak yang membuang sampah di kali dan membangun tempat tinggal di bantaran kali.

            Pada awal nya memang dampak nya belum berasa sepenuhnya, namun apabila berkelanjutanya dampak yang  merugikan sangat lah besar, pada musim hujan disaat debit air hujan naik dan kali / sungai tidak dapat menampung deras nya aliran air yang tersumbat oleh sampah , maka air itu akan meluap dan akan menimbulkan banjir yang tentunya sangat merugikan untuk semua kalangan masyarakat yang tinggal di bantaran kali.

            Maka dari itu saya mengajak seluruh masyarakt indonesia untuk menegakan hukum dalam kehidupan sehari hari, ya walaupun mengajak orang untuk tertib sangat lah sulit, maka dari itu harus dimulai dari kita sendiri, apabila kita sudah taat mengikuti aturan , maka insya allah yang lain nya juga akan mengikuti kita.



Peranan Organisasi Pemuda dalam Membentuk Identitas sebagai Pemuda Indonesia


            Di indonesia banyak sekali bermacam-macam organisasi yang dapat membentuk identitas sebagai pemuda indonesia, disini saya akan menceritakan salah satu dari banyak organisasi tersebut , ketika saya awal-awal masuk SMA, saya banyak melihat kegiatan ekstrakulikuler di sekolah tersebut, namun disitu saya hanya tertarik kepada 2 ekskul yaitu eksukl futsal dan rohis, pertama-tama saya sangat giat mengikuti kegiatan tersebut, namun saya disuruh memilih salah satu ekskul tersebut saat jambore unit.
           

Dari kegiatan jambore futsal lah saya mengenal arti kata solidaritas sesama teman, dari awal saya berangkat saya dan teman-teman naik angkot bareng-bareng menuju jambore unit dicibubur, didalem angkot saya saling berbagai pengalaman bersama teman-teman baru di sma, sesampainya di jambore unit cibubur kami semua menurunkan barang bawaan secara bersama-sama disini kami saling bahu menbahu menurunkan barang bawaan, mulai dari sini lah saya merasa terdapat rasa solid yang kuat didalam eksukl kami, kami pun jalan menuju kemah bersama sambil bercanda, sepanjang perjalan saya tidak merasa cape karena saaat kami jalan bersama-sama disitu penuh canda & tawa dan apabila ada yang kelelahan , langsung tanpa disuruh ada saja teman yang membantu membawa barang temen nya yang kelelahan.

           
            Malam puncak jambore pun tiba , saya dan teman-teman yang lain pun merasa ketakutan karena baru disini lah pertama kali saya akan merasakan pembentukan identitas oleh kaka kelas (senior) , namun ada saja diantara kami yang meyakinkan teman-teman  yang lainya bahwa malam jambore tidak lah seseram apa yang dibayangkan mereka, disini pun kami membuat perjanjian , apabila ada yang dicolek salah satu dari kami , kami semuanya akan turun tangan, darisini lah saya mengerti apa itu solidaritas sesama teman.