Absence Number : 25
Section : 21-30
1. Exercise 21, Number 12
Question :
We could go for drive if today … (be) Saturday
Answer :
We could go for drive if today were Saturday
Reason :
It’s about Conditional Sentence
The main clause using simple past tense. If clause should be followed by verb in simple past tense is “were” because it’s unreal condition
2. Exercise 22, Number 10
Question :
She finally got used to ….. our food
Answer :
She finally got used to eating our food
Reason :
It’s about Used To
After the word “used to” should be followed by gerund is eating because there is the word “got” in this sentence
3. Exercise 23, Number 1
Question :
We would rather…. ( stay) home tonight
Answer :
We would rather stay home tonight
Reason :
It’s about Would Rather
Adverb of time is “toningt” indicate that it should be followed by verb in simple form after the word “would rather” is “stay …” because it’s present
4. Exercise 24, Number 9
Question :
John isn’t here yet. He ….. (forget) about our meeting
Answer :
John isn’t here yet. He should have forgetten about our meeting
Reason :
It’s about Must/Should + Perfective
After the subject is “he” should be followed by “should gave forgetten” because after it indicates an obligation that was supposed to occur in the past, but for some reason it did not occur
5. Exercise 25, Number 2
Question :
George (would go/would have gone) on a trip to Chicago if he had had time
Answer :
George would have gone on a trip to Chicago if he had had time
Reason :
It’s about Modals + Perfective
The If clause followed by past perfect is “had had…” and the main clause should be followed the verb by “would have gone” not “would go” because it’s unreal condition
6. Exercise 26, Number 2
Question :
That is an(intensely/ intense) novel
Answer :
That is an intense novel
Reason :
It’s about Adjectives and Adverbs
The article is “an” and the noun is “novel” indicate that it should be followed by “intense” not “intensely” because the word “intense” is adjective
7. Exercise 27, Number 5
Question :
They became (sickly/sick) after eating the contaminated food
Answer :
They became sick after eating the contaminated food
Reason :
It’s about Linking (Copulative) Verbs
After the word “became” should be followed by the word “sick” not “sickly” because the word “became” can be followed by adjective
8. Exercise 28, number 1
Question :
John and his friend left … (soon) as the professor gad finished has lecture
Answer :
John and his friend left as soon as the professor gad finished has lecture
Reason :
It’s about Comparisons
Before adjective is “soon” followed by “as” because it indicate about equal comparison
9. Exercise 29, Number 5
Question :
No animal is so big … Kingkong
Answer :
No animal is so big as Kingkong
Reason :
It’s about Comparisons
The word “so” indicate if it’s equal comparison. It should be followed by the word “as” after adjective
10. Exercise 30, Number 9
Question :
Jane is the (less/ least) athletic of all the women
Answer :
Jane is the least athletic of all the women
Reason :
It’s about Comparisons
The subject “Jane” is compared by all the women that indicate if it’s about superlative. It should be after the article “the” followed by “least” not “less”
all about me
Senin, 07 Mei 2018
Senin, 20 Maret 2017
PENG. ANIMASI & DESAIN GRAFIS : TUTORIAL ANIMASI 2D DENGAN FLASH
1.Buka Macromedia flash player
2. Pilih Flash Document
3.Pilih File > Import > Import to Stage (CTRL - R) Untuk import gambar , biasanya cara ini digunakan untuk Background
4.pilih File > Import > Import to Library . unutk mengimport gambar dan diletakkan di Library
5. Dan inilah Tampilan Library disebelah kanan layer
6,lalu Drag Photo yang sudah kita import ke Library ke Layer
7.setelah itu, kita klik kanan disemua photo yang telah kita pilih, dan pilih convert to symbol
8.Lalu pilih MOVIE CLIP
9.klik kanan dua kali untuk mengatur panjang timeline dan menambahkan objek ke animasi
10.Tarik garis merah yg ada di Timeline sampai ke angka 60. lalu klik kanan di angka 1 dan pilih Create Motion Tween
11.Untuk mengatur Pergerakan objek di layer, kita geser ke angka yg diinginkan,lalu klik kanan dan pilih insert keyframe
12.Geser ke paling akhir timeline dan tentukan posisi terakhir objek yang di inginkan
13.Pilih GAMBAR "A" di tools unutk memasukan teks, dan untuk mengatur teks nya bisa di drag ke arah yang diinginkan
14.Dan inilah Hasilnya dari pembuatan teks
15.Untuk membuat gambar bisa berhenti setelah animasinya selesai. gunakan script "stop" dengan cara, klik kanan di timeline lalu pilih action
16.Lalu pilih stop , setelah sudah dipilih, klik segitiga diatas temapt memasukan script
17.Setelah sudah. tekan CTRL - ENTER untuk menjalankan animasinya
Nama:Saddam Sanani
NPM:19114913
Kelas:3ka14
Nama:Wira Priyangga
NPM:16114263
Kelas:3KA14
Minggu, 12 Maret 2017
Analisis Jaringan Komputer
pada postingan blog kali ini, saya akan menjelaskan tentang analisa jaringan komputer dan metode-metode yang kita butuhkan jika ingin mengetahui seberapa stabilkah jaringan kita dalam mencapai sebuah jaringan. langkah-langkah yang akan kita lakukan diantaranya adalah cek speedtest, cek ip host tujuan, cek traffic, cek respon time. yang pertama kita lakukan adalah memeriksa seberapa cepat koneksi kita ke server terdekat yaitu dengan mengunjungi situs speedtest.net lalu klik begin test dan hasilnya sebagai berikut:
kemudian kita cek traffic pada website tersebut dengan menggunakan similarweb.com web ini untuk menunjukkan berapa banyak orang yang mengunjungi suatu situs
dari sini dapat kita simpulkan bahwa repon time ke website library gunadarma rata-ratanya 22ms188mlisecon yang berarti cukup stabil reply dari host baak gunadarma.
setelah kita mengecek seberapa cepat koneksi yang kita miliki, dalam kasus ini koneksi internet saya adalah 10mbps yang berarti cukup cepat dalam meload data pada sebuah website dan ping 6ms yang berarti jaringan yang cukup stabil menuju ke server terdekat. setelah itu kita akan mencoba untuk mengkoneksikan jaringan internet yang ada ke salah satu website kali ini saya akan mencoba koneksikan ke baak.gunadarma.ac.id menggunakan cmd pada windows dengan cara mengetikkan nslookup nama_domain seperti gambar berikut:
dari situs ini bisa kita lihat bahwa jumlah pengunjung pada situs baak.gunadarma.ac.id mencapai hampir 90ribu pengunjung dengan rata-rata durasi pengunjungan situs 3 menit. kemudian setelah mengecek traffic dari website tersebut, barulah kita akan mencoba untuk mengirim data ke website baak apakah mendapat balasan dari host baak gunadarma dengan cara mengetik ping nama_domain pada cmd windows:
Senin, 21 November 2016
knowledge base part 3:Sistem konsultasi
Konsultasi adalah proses pertukaran pikiran untuk
mendapatkan kesimpulan (nasihat, saran, dan sebagainya) yang sebaik-baiknya
(Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2011). Konsultasi dapat dilakukan secara
langsung dan dapat juga dilakukan dengan menggunakan media. Pemanfaatan media
komputer atau sejenisnya lebih dikenal dengan e-konsultasi. E-Konsultasi saat
ini berkembang dari mulai konsultasi dengan menggunakan komputer stand alone
sampai konsultasi yang menggunakan internet (sistem online).
Sistem konsultasi adalah sebuah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk melakukan konsultasi. Sistem konsultasi yang menggunakan basis aturan didalamnya tergolong ke dalam sistem pakar (expert system). Namun, sistem konsultasi yang dibangun dalam penelitian ini memiliki kekhasan dimana pengguna dapat pula berkomunikasi langsung dengan pakar melalui forum diskusi, chatting dan SMS. Sehingga sistem konsultasi yang dibangun menggabungkan dua sumber pengetahuan yang dapat diakses secara langsung yaitu pengetahuan dariknowledge based (explicit) dan pengetahuan dari pakar langsung (tacit).
knowledge base part 2 : Membahas tentang sistem pakar
Apa itu expert system
Pengertian expert system
Secara umum, Expert System (ES) adalah sistem yang berusaha
mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan
masalah seperti yang biasa dilakukan para ahli. Expert System tidak untuk
menggantikan kedudukan seorang pakar tetapi untuk memasyaratkan pengetahuan dan
pengalaman pakar tersebut.
Expert System atau Sistem Pakar juga dapat diartikan sebagai
program komputer yang mencoba untuk mewakili pengetahuan dari pakar manusia
dalam bentuk heuristic. Istilah heuristic diturunkan dari akar Yunani yang sama
dengan kata eureka yang berarti “menemukan”. Maka dari itu, heuristic merupakan
suaturule of thumb atau suatu aturan dugaan yang baik.
Kelebihan dan Kekurangan Expert System (ES)
Kelebihan Expert System
Expert System (ES)
memiliki bebrapa kelebihan antara lain sebagai berikut
1.
Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli
2. bisa
melakukan proses secara berulang secara otomatis
3.
menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar
4.
meningkatkan output dan produktivitas
5.
meningkatkan kualitas
6. mampu
mengambil dan melestarikankeahlian para pakar
7. mampu
beroperasi dalam lingkungan berbahaya
8.
memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan
9.
memiliki realibilitas
10.
meningkatkan kapabilitas sistem computer
11. memiliki
kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung
ketidakpastian
12. sebagai
media pelengkap dalam pelatihan
13.
meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah
14.
menghemat waktu dalam pengambilan keputusan
Kekurangan Expert System (ES)
Selain memiliki kelebihan, Expert System juga memiliki
beberapa kekurangan antara lain:
1. biaya
yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal
2. Sulit
dikembangkan
Hal ini erat
kaitannya dengan ketersediaan pakar dalam bidangnya
3. sistem
pakar tidak 100% bernilai benar.
4. Sistem
pakar tidak dapat menangani pengetahuan yang tidak konsisten.
Ini merupakan kerugian nyata karena dalam dunia bisnis hanya
sedikit yang tetap sepanjang waktu karena berubah-ubahnya manusia.
5. Sistem
pakar tidak dapat menerapkan panilaian dan intuisi yang merupakan
unsur penting saat memecahkan masalah semi terstruktur atau
tidak terstruktur.
Konsep Dasar Expert System (ES)
Menurut Efraim Turban, sistem pakar harus mengandung
elemen-elemen sebagai berikut:
1.
Pengalaman
2. Orang
ahli (pakar)
3.
Transfer pengalaman
4. Pembuatan alasan
5.
Pembuatan simbol
6.
Aturan
7.
Kemampuan untuk menjelaskan
Referensi : http://expertsystemchyntia.blogspot.co.id/
Maka expert sistem itu adalah
Dimana konsep system pakar didasarkan pada asumsi bahwa pengetahuan pakar dapat ditangkap dalam penyimpangan computer dan kemudian diterapkan oleh orang lain saat dibutuhkan. Sebagai suatu system pendudkung keputusan system pakar menawarkan kemampuan yang unik
Knowledge Base part 1
Knowledge based system (KBS) atau sistem berbasis
pengetahuan merupakan bagian dari Kecerdasan buatan / Artificial Intelligence
(AI). KBS memiliki kemampuan untuk melakukan komputasi, penyimpanan, proses berfikir,
dan penyimpanan pengetahuan (Sajja & Akerkar, 2010). KBS dapat
diimplementasikan untuk membantu pakar (expert) menjawab pertanyaan –
pertanyaan tanpa menghabiskan waktu, dapat dilakukan dimanapun, dan kapanpun.
Hal ini karena pengetehuan yang mereka miliki disimpan terlebih dahulu ke dalam
Knowledge Based(Basis Pengetahuan).
KBS sendiri terdiri dari Knowledge Based (KB) dan mesin
inferensi yang berfungsi sebagai mesin pencari pengetahuan. KB sendiri dapat
berupa repository pengetahuan dengan berbagai bentuk. KBS dapat berupa sistem
yang pengetahuannya diupdate secara otomatis (machine learning) atau diupdate
secara manual (manual update). User interface berguna sebagai penghubung antara
sistem dan pengguna. Gambar 4. menunjukkan arsitektur dasar dariKnowledge Based
System.
Kelebihan dari KBS memiliki kelebihan dibandingkan dengan
sistem komputer sederhana. KBS sangat bermanfaat pada situasi sebagai berikut :
1. Saat tidak ada
pakar yang tersedia di suatu lokasi.
2. Ketika
pengetahuan akan disimpan untuk kepentingan dimasa yang akan datang atau ketika
pengetahuan akan dibagikan atau digandakan.
3. Ketika sistem
penunjang keputusan cerdas dibutuhkan dalam pengambilan keputusan suatu
permasalahan yang rumit dan kompleks.
KBS sendiri dapat diklasifikasikan ke dalam 5 tipe yaitu
sistem pakar (expert system),hypertext manipulation system, CASE Based
reasoning, Database in conjunction with an intelligent User Interface, dan
Intelligent Tutoring System (ITS).
1 Sistem Pakar
2. Sistem Konsultasi
Jumat, 18 November 2016
Pembuktian Hukum Hukum Metode Inferensi
1. Hukum Modus tolens
Modus Tollens adalah salah satu cara pengambilan kesimpulan
(argumentasi) yang dibenarkan secara kaidah logika. Cara ini bekerja
berdasarkan Premis berbentuk jika p maka q. Dengan mengambil kesimpulan jika
tidak q maka tidak p. Modus Tollens juga disebut aturan kontrapositif.
Kalau dituliskan dalam rumus, maka jika kita memiliki 2
premis, yaitu:
Premis 1 : Jika p maka q
Premis 2 : Tidak q
Kesimpulan : Tidak p (modus tollens)
pàq
~q
P
|
Q
|
-p
|
-q
|
p->q
|
(p->q)^-q
|
((p->q)^-q)->-p
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
Karena di table kebenaran konklusinya bernilai True maka
hokum modus tolens adalah tautologi
2. Hukum detasemen
pàq
\q
T = TRUE
F = FALSE
p->q
= sebagai premis
((p->q)^p) = sebagai premis
((p->q)^p)->q = sebagai
konklusi
P
|
q
|
p->q
|
((p->q)^p)
|
((p->q)^p)->q
|
T
|
T
|
T
|
T
|
T
|
T
|
F
|
F
|
F
|
T
|
F
|
T
|
T
|
F
|
T
|
F
|
F
|
T
|
F
|
T
|
Karena Konklusinya bernilai TRUE maka hokum detasemen adalah
tautologi
3. Disjungsi
Proposisi p q (dibaca p atau q ) adalah bernilai salah
, bila nilai p dan q keduanya bernilai salah, sedangkan kombinasi yang lain
bernilai benar
pÚq pÚq
P
|
Q
|
-p
|
-q
|
p v q
|
(p v q)^-q
|
(p v q)^-p
|
((p v q)^-p)->q
|
((p v q)^-q)->p
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
Karena kedua konklusinya bernilai benar maka hukum inferensi
disjungsi adalah tautology
4. Hukum
kontrapositif
Kontrapositif dari pernyataan
implikasi adalah
. Dengan kata lain kontrapositif adalah menegasikan P dan Q lalu membalik arah panahnya. Dalam teori logika, Pernyataan implikasi
dan kontraposisinya mempunyai nilai kebenaran yang sama. Coba kalian perhatikan
tabel kebenaran berikut:
pàq
P
|
Q
|
-p
|
-q
|
p->q
|
-q->-p
|
(p->q)->(-q->-p)
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
Karena Konklusinya bernilai TRUE maka hukum kontrapositif
adalah tautologi
5. . Hukum konjungsi
Jika p dan q dua
pernyataan , maka pq bernilai benar jika p dan q keduanya bernilai
benar, sebaliknya pq bernilai salah jika salah satu dari p atau q
bernilai salah atau keduanya salah.
P
q
P
|
q
|
p^q
|
(p^q)->(p^q)
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
Karena konklusinya bernilai benar maka hokum konjungsi
adalah tautologi
Langganan:
Komentar (Atom)



